Inilah Perbedaan Invoice dan Kuitansi Dalam Kaitannya Dengan Definisi Invoice

Sebagai seorang pengusaha, ketika membaca istilah invoice dan kuitansi, tentu bukanlah hal yang asing. Istilah – istilah ini sesungguhnya merupakan berkas yang menjadi bukti transaksi perusahaan, dimana kehadirannya memiliki peranan yang sangat penting. Selain itu, antara invoice dan kuitansi sering dianggap sebagai dua hal yang sama, meski kenyataannya invoice dan kuitansi merupakan dua hal yang tak sama.

Invoice adalah tagihan yang diberikan kepada pihak pembeli atas barang yang dipesan. Tagihan ini dibuat oleh penjual. Maksud dari pembuatan invoice adalah untuk pengingat, mempermudah pembukuan, dan berbagai kebutuhan perusahaan yang lain. Baik invoice dan kuitansi, keduanya sama – sama begitu dibutuhkan ketika melakukan input data dalam pembukuan. Karena kuitansi dan invoice inilah laporan keuangan perusahaan dapat dipertanggungjawabkan dengan lebih baik.

Sumber : https://pixabay.com/illustrations/audit-tax-inspection-auditor-3929140/

Agar lebih paham perbedaan antara invoice dan kuitansi, ada baiknya kita memahami pengertian dari masing – masing istilah tersebut serta peranannya dalam suatu transaksi. Untuk menjawab hal tersebut, di bawah ini sudah saya sajikan ulasan tentang perbedaan antara kuitansi dan invoice.

Perbedaan antara Invoice dan Kuitansi Untuk Membedakan Pengertian Invoice

  1. Faktur atau sering disebut sebagai invoice adalah suatu dokumen yang dibuat oleh pihak pedagang atau penjual. Di dalam invoice ini mencakup tagihan – tagihan yang harus dibayar oleh pembeli atau pelanggan. Di sisi lain, kuitansi adalah bukti penerimaan uang atas suatu transaksi pembayaran barang dan pembayaran lain – lain sesuai dengan pesanan pembeli.
  2. Di dalam invoice ternyata tak hanya memuat jumlah – jumlah harga yang harus dibayarkan saja, namun juga berbagai informasi lain. Beberapa informasi tersebut antara lain : tanggal pengiriman barang, rincian barang yang telah dipesan, berbagai macam biaya, nama orang atau perusahaan yang menerima invoice dan berbagai macam info lainnya. Di lain pihak, kuitansi secara umum hanya berisi dua hal sederhana, yakni bukti catatan penerimaan uang serta bukti catatan pengeluaran uang.
  3. Perbedaan lainnya antara invoice dan kuitansi yaitu, invoice biasanya dipakai untuk menagih pembayaran kepada konsumen. Sedangkan pembuatan kuitansi itu langsung dilakukan oleh pihak penjual dengan ditandatangani terlebih dulu, dan kemudian diberikan kepada pihak yang menerima barang atau pihak yang telah melakukan pembayaran atas sejumlah barang yang dibeli.

Sumber : https://pixabay.com/illustrations/freelance-freelancer-idea-job-2906725/

Kenapa invoice dan kuitansi itu berbeda – beda? Ternyata hal ini salah satunya dipengaruhi oleh jenis – jenis invoice itu sendiri. Baiklah, agar lebih paham tentang perbedaan invoice dan kuitansi dalam transaksi bisnis, tak ada salahnya untuk menuliskan tentang jenis – jenis kuitansi di bawah ini :

  1. Yang pertama adalah invoice biasa. Dalam hal ini, invoice adalah bukti pembayaran untuk melakukan transaksi sederhana. Seperti jual beli yang terjadi sehari – hari. Adapun jangka waktu penggunaan invoice adalah dalam satu kali proses pembayaran, sehingga tidak ada transaksi yang dilakukan secara kredit.
  2. Invoice proforma. Dalam jenis ini, invoice adalah bukti pembayaran yang dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli, atas transaksi yang sifatnya sementara. Hal ini terjadi karena biasanya penjual memberikan invoice ini kepada pembeli sebelum penjual melakukan penyerahan barang kepada pembeli. Dalam transaksi jenis ini, invoice adalah tagian yang diterima konsumen karena barang dikirm secara terpisah.
  3. Invoice konsuler. Dalam pengertian di bagian ini, invoice adalah bukti yang harus ada jika perdagangan melibatkan negara lain. Karena invoice konsuler digunakan untuk perdagangan ekspor maupun impor.